newspaper Kabar & Informasi Terkini

Berita, Kegiatan & Artikel Edukasi

Ikuti informasi terbaru seputar aktivitas penyaluran bantuan, cerita inspiratif anak asuh, serta artikel edukasi ZISWAF dari LAZNAS DOMYADHU.

Bersyukur di Hari Milad melalui Doa Bersama Anak Asuh Domyadhu UTAMA
calendar_today 07 Sep 2026

Bersyukur di Hari Milad melalui Doa Bersama Anak Asuh Domyadhu

Bekasi, 5 September 2026 – Momen peringatan hari kelahiran menjadi ajang untuk memanjatkan syukur sekaligus berbagi dengan sesama. Hal tersebut diwujudkan dalam kegiatan tasyakuran milad anak dari Ibu Yayan Haryani yang diselenggarakan bersama anak-anak di Asrama Jatimakmur. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13:00 WIB ini diikuti oleh 10 orang anak asuh. Peringatan hari lahir tersebut diisi dengan agenda doa bersama serta penyaluran santunan bagi para penerima manfaat. Melalui kegiatan ini, momen pertambahan usia dimaknai sebagai kesempatan untuk mempererat silaturahmi. Pembacaan doa bersama menjadi sarana untuk menyampaikan rasa syukur atas karunia berkah usia dan kesehatan. Doa Bersama Mengiringi Tasyakuran Milad Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pihak penyelenggara, kemudian dilanjutkan dengan sesi doa bersama. Anak-anak asuh berkumpul dan memanjatkan doa secara khusyuk untuk kebaikan serta keberkahan bagi yang berulang tahun beserta keluarga. Setelah pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan pembagian santunan dan makanan kepada seluruh peserta yang hadir. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan tersebut. Pembagian Santunan dan Makanan untuk Anak Asuh Dalam agenda tasyakuran ini, sebanyak 10 anak asuh menerima santunan dan makanan yang disalurkan secara langsung di lokasi acara. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat serta mendukung kebutuhan harian anak-anak di asrama. Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian dari donatur yang diamanahkan melalui program sosial di lingkungan asrama. Memaknai Pertambahan Usia dengan Kepedulian Sosial Merayakan momen istimewa bersama anak-anak di asrama memberikan nilai kebersamaan yang mendalam. Selain menjadi wujud rasa syukur atas bertambahnya usia, kegiatan sosial semacam ini juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama. Kehadiran kegiatan ini menjadi ruang untuk saling mendoakan dan mempererat tali silaturahmi dalam suasana yang sederhana dan tertib. Terima Kasih kepada Ibu Yayan Haryani LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) menyampaikan terima kasih kepada Ibu Yayan Haryani atas kepercayaan dan amanah yang diberikan dalam penyelenggaraan tasyakuran milad ini. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan yang telah ditunaikan dengan keberkahan, kesehatan, serta pahala terbaik bagi Ibu Yayan Haryani sekeluarga. Sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) terus berkomitmen menjadi jembatan kebaikan antara masyarakat dan penerima manfaat. Domyadhu siap memfasilitasi berbagai kegiatan sosial seperti tasyakuran, milad, aqiqah, doa bersama, hingga penyaluran santunan bagi anak yatim dan dhuafa.

Berbagi Kebersamaan Bersama Anak Asuh Domyadhu
calendar_today 04 Sep 2026

Berbagi Kebersamaan Bersama Anak Asuh Domyadhu

Rayakan Ulang Tahun dengan Berbagi Kebersamaan Bersama Anak Asuh Domyadhu di Puncak Puncak, 30 Agustus 2026 – Momen ulang tahun Bapak Ery dirayakan dengan cara yang berbeda melalui kegiatan bersama 11 anak asuh LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) di Villa Semeru Pesona Rinjani pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun yang diisi dengan waktu bersama anak-anak asuh. Selain menikmati suasana Puncak, kegiatan juga dilengkapi dengan doa bersama, penyerahan souvenir, dan santunan. Kebersamaan dalam momen ulang tahun ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Perayaan tidak hanya diisi dengan kegiatan rekreasi, tetapi juga dengan berbagi manfaat kepada anak-anak yang turut hadir. Menikmati Waktu Bersama di Puncak Rangkaian kegiatan diawali dengan berenang bersama, kemudian dilanjutkan dengan menikmati suasana Puncak di sekitar Villa Semeru Pesona Rinjani. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi 11 anak asuh Domyadhu untuk menikmati waktu bersama di luar aktivitas keseharian mereka. Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun Bapak Ery bersama anak-anak asuh. Setelah kegiatan rekreasi, acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bagian dari momen syukur atas bertambahnya usia. Souvenir dan Santunan untuk 11 Anak Asuh Pada rangkaian berikutnya, 11 anak asuh Domyadhu menerima souvenir dan santunan yang diberikan dalam kegiatan tersebut. Santunan menjadi bentuk kepedulian yang menyertai momen ulang tahun Bapak Ery, sementara souvenir menjadi bagian dari kenang-kenangan kebersamaan selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan ini, perayaan ulang tahun tidak hanya menjadi momen pribadi, tetapi juga diisi dengan berbagi kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Ulang Tahun yang Diisi dengan Kebersamaan dan Kepedulian Setiap momen istimewa dapat memiliki makna yang lebih luas ketika diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi sesama. Kebersamaan bersama anak-anak asuh menjadi salah satu cara untuk mengisi perayaan ulang tahun dengan suasana syukur dan kepedulian. Melalui rangkaian rekreasi, doa bersama, pemberian souvenir, dan santunan, momen ulang tahun Bapak Ery menjadi kesempatan untuk berbagi waktu dan perhatian bersama anak-anak asuh Domyadhu. Terima Kasih kepada Bapak Ery Keluarga besar LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ery atas kepercayaan dan kepeduliannya dalam berbagi momen ulang tahun bersama 11 anak asuh Domyadhu. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan usia, kesehatan, kelancaran dalam setiap urusan, serta membalas setiap kebaikan dengan pahala terbaik. Melalui berbagai kegiatan sosial bersama anak yatim dan dhuafa, Domyadhu terus menjadi penghubung bagi masyarakat yang ingin mengisi momen istimewa seperti ulang tahun, tasyakuran, doa bersama, aqiqah, dan santunan dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi penerima manfaat.

Doa Anak Asuh Domyadhu
calendar_today 04 Sep 2026

Doa Anak Asuh Domyadhu

Doa Anak Asuh Domyadhu Mengiringi 40 Hari Wafatnya Bapak T. Syaukat Fasha Asrama Ratna, 28 Agustus 2026 – LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) melaksanakan kegiatan Yasinan dan doa bersama dalam rangka 40 hari wafatnya Bapak T. Syaukat Fasha. Kegiatan berlangsung di Asrama Ratna pada Jumat, 28 Agustus 2026, mulai pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini merupakan amanah dari Bapak Reggi dan diikuti oleh 20 anak asuh Domyadhu. Melalui kebersamaan dalam membaca Surah Yasin dan memanjatkan doa, anak-anak turut mengiringi peringatan 40 hari wafatnya almarhum dengan suasana yang khidmat. Selain Yasinan dan doa bersama, kegiatan juga dilengkapi dengan pembagian bingkisan serta santunan kepada anak-anak asuh yang hadir. Yasin dan Doa Dipanjatkan Bersama Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin bersama 20 anak asuh Domyadhu. Setelah pembacaan Yasin selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama untuk almarhum Bapak T. Syaukat Fasha. Doa menjadi bagian utama dalam kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan sekaligus ikhtiar mendoakan almarhum. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Bingkisan dan Santunan untuk 20 Anak Asuh Setelah rangkaian Yasinan dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bingkisan dan santunan kepada 20 anak asuh Domyadhu yang mengikuti kegiatan tersebut. Bingkisan dan santunan menjadi bagian dari amanah yang disampaikan melalui kegiatan ini. Selain menjadi momen untuk bersama-sama mendoakan almarhum, kegiatan juga menghadirkan kepedulian kepada anak-anak yatim dan dhuafa dalam pembinaan Domyadhu. Menitipkan Doa melalui Kebersamaan Anak Asuh Kegiatan doa bersama anak yatim dapat menjadi salah satu cara untuk mengisi momen mengenang orang yang telah berpulang dengan kegiatan yang bermanfaat. Melalui pembacaan Yasin, doa bersama, serta santunan kepada anak-anak asuh, peringatan 40 hari wafatnya Bapak T. Syaukat Fasha dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan yang sederhana dan khidmat. Kebersamaan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak asuh untuk turut belajar tentang pentingnya mendoakan sesama serta menjaga nilai kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Terima Kasih kepada Bapak Reggi Keluarga besar LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) mengucapkan terima kasih kepada Bapak Reggi atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada Domyadhu dalam pelaksanaan Yasinan, doa bersama, pembagian bingkisan, dan santunan kepada anak-anak asuh. Semoga setiap kebaikan yang telah ditunaikan menjadi amal yang diridhai Allah SWT. Semoga pula Allah SWT menerima amal ibadah almarhum Bapak T. Syaukat Fasha, mengampuni segala khilafnya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Melalui berbagai program sosial Domyadhu, kegiatan seperti doa bersama, santunan, tasyakuran, aqiqah, dan berbagai momen berbagi lainnya dapat dilaksanakan bersama anak-anak yatim dan dhuafa. Domyadhu terus berupaya menjadi penghubung antara amanah masyarakat dan penerima manfaat melalui kegiatan yang tertib, tepat sasaran, dan terdokumentasi.  

LAZNAS Domyadhu Ajak Anak Asuh Jadi Pahlawan Generasi Emas
calendar_today 29 Aug 2026

LAZNAS Domyadhu Ajak Anak Asuh Jadi Pahlawan Generasi Emas

Jakarta – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) mengajak anak-anak asuhnya mengisi momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan kegiatan positif dengan menggelar sejumlah perlombaan di Asrama Asuh Domyadhu Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026). Direktur Laznas Domyadhu, Iik Iksandi mengatakan peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Indonesia. Ia pun mengajak anak-anak asuh Domyadhu meneruskan semangat kepahlawanan dengan menjadi generasi emas yang dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki prestasi. “Maka untuk anak-anakku, jadilah pahlawan untuk bangsa dan negara dengan menghafal Al-Qur’an,” tutur Ikhsandi. Menurutnya, kebiasaan anak-anak asuh yang terus berinteraksi dengan Al-Qur’an merupakan sesuatu yang patut dipertahankan di tengah perkembangan teknologi dan media sosial. “Di luar sana banyak sekali anak-anak yang sibuk dengan dunia, sibuk dengan gadget-nya, sibuk dengan sosmed-nya. Tapi kalian terus berinteraksi dengan Al-Qur’an. Itu sangat langka dan luar biasa. Maka itu pertahankan itu semua,” ujarnya. Iksandi juga mendoakan seluruh anak asuh Domyadhu agar diberikan kesehatan, kemudahan, dan kesuksesan sehingga kelak mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara. “Kami berdoa kepada Allah SWT, semoga anak-anak asuh semuanya diberikan kesehatan, kemudahan dan kesuksesan agar bisa membela agama dan negara, tentunya berguna juga untuk bangsa dan negara,” tutur dia. Bhabinkamtibmas Apresiasi Kegiatan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Pasar Minggu, Aiptu Nuridin, turut mengapresiasi kegiatan yang digelar Laznas Domyadhu. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi anak-anak, tetapi juga dapat mengembangkan bakat sekaligus menumbuhkan nilai kebersamaan dan kekompakan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Domyadhu sekaligus mengapresiasi terhadap semua kegiatan ini, untuk mengembangkan bakat anak-anak yatim dan dhuafa dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI,” kata Nuridin. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, serta nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak. Nuridin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Domyadhu yang selama ini dengan ikhlas memberikan perhatian dan pendampingan kepada anak-anak yatim dan dhuafa. “Saya juga berterima kasih kepada seluruh pengurus yayasan Domyadhu, yang saat ini masih ikhlas mengurusi anak-anak. Semoga Allah membalas dengan berlipat ganda,” ujarnya. Dorong Anak Asuh Raih Prestasi Nuridin berpesan kepada anak-anak asuh Domyadhu agar terus mengejar prestasi, baik dalam kehidupan dunia maupun untuk bekal akhirat. “Raihlah prestasi baik dunia maupun di akhirat, tunjukkan hasil kreativitas supaya orang tua asuh kalian bangga,” pesannya. Selain memberikan motivasi, Nuridin juga mengingatkan anak-anak dan pengurus mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Ia mengatakan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi perhatian di wilayah Pasar Minggu, khususnya Pejaten Barat. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak memarkir kendaraan sembarangan dan selalu menggunakan kunci tambahan. “Jangan parkir kendaraan sembarangan dan mohon dikunci ganda. Apabila ada orang mencurigakan segera lapor kami,” pungkasnya.

LAZNAS Domyadhu Gelar Cerdas Cermat Anak Asuh Sambut HUT ke-81 RI
calendar_today 29 Aug 2026

LAZNAS Domyadhu Gelar Cerdas Cermat Anak Asuh Sambut HUT ke-81 RI

Jakarta - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) menggelar lomba cerdas cermat bagi anak asuh tingkat sekolah dasar (SD) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Grand final lomba tersebut berlangsung di Asrama Asuh Domyadhu Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026). Ketua Panitia Peringatan HUT ke-81 RI Laznas Domyadhu, Sholeh, mengatakan Domyadhu rutin memperingati Hari Kemerdekaan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan pembinaan anak-anak asuh. “Alhamdulillah saat ini kita semua berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat, tidak kekurangan suatu apa pun. Hari ini di Asrama Asuh Cabang Pejaten mengadakan grand final lomba HUT RI ke-81, yaitu lomba cerdas cermat anak asrama Domyadhu tingkat SD,” kata Sholeh. Menurut Sholeh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Domyadhu untuk memberikan kontribusi bagi Indonesia, khususnya melalui pendidikan dan pembinaan generasi muda. “Ini sebagai bukti komitmen kami sebagai Laznas Domyadhu hadir untuk memberikan sumbangsih kepada Indonesia dalam mencerdaskan dan mencetak generasi penerus terbaik,” ujarnya. Empat Lomba dan Tasmi Sholeh menjelaskan, Domyadhu tidak hanya menggelar lomba cerdas cermat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Sejumlah perlombaan lain juga digelar untuk mengembangkan kreativitas, kekompakan, dan potensi anak-anak asuh. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi: 1. Lomba Keizen, yakni lomba kebersihan asrama anak Domyadhu. 2. Lomba Melukis Cita-Cita. 3. Lomba Futsal. 4. Lomba Cerdas Cermat. Selain perlombaan tersebut, kata Sholeh, Laznas Domyadhu juga menggelar Tasmi, yakni setoran hafalan Juz 30 bagi anak-anak asuh. Menurut Sholeh, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Domyadhu membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kreativitas, kesehatan jasmani, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Menuju Generasi Emas Peringatan HUT ke-81 RI yang digelar Domyadhu mengusung semangat “Merdeka Menuju Generasi Emas, Merdeka Berbagi, Merdeka Menginspirasi.” Sholeh berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi anak-anak asuh untuk belajar berkompetisi secara sehat sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Ia juga berharap pelaksanaan kegiatan pada tahun mendatang dapat berlangsung lebih semarak dan memberikan manfaat yang lebih luas. “Semoga tahun depan bisa lebih semarak dan bisa lebih berbagi,” pungkasnya.

Santri Binaan DOMYADHU Jadi Paskibra HUT RI ke-81 di Cigudeg Bogor
calendar_today 18 Aug 2026

Santri Binaan DOMYADHU Jadi Paskibra HUT RI ke-81 di Cigudeg Bogor

BOGOR - Prestasi membanggakan ditorehkan tujuh santri binaan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (DOMYADHU) dari Pondok Pesantren Al-Araf. Mereka terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibra dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin, 17 Agustus 2026. Ketujuh santri tersebut mendapatkan kepercayaan untuk ikut mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam upacara kemerdekaan yang berlangsung di wilayah Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg. Keterlibatan para santri menjadi kebanggaan tersendiri karena mereka merupakan bagian dari anak-anak binaan DOMYADHU yang selama ini mendapatkan pendampingan pendidikan, keagamaan, pembentukan karakter, dan pengembangan potensi.   7 Santri Binaan DOMYADHU Terpilih Menjadi Paskibra Dalam pelaksanaan Upacara HUT RI ke-81 tersebut, tujuh santri Pondok Pesantren Al-Araf mendapatkan posisi dalam formasi Paskibra sesuai tugas masing-masing. Mereka adalah: Awan Setiawan – Pembawa bendera bagian tengah. Yakub Abdullah S – Pendamping pembawa baki atau Pasukan 8. Azzam Muzaqi – Pasukan 8. Abdullah Azzam Rosul S – Pasukan 17. Muhamad Alif – Pasukan 17. Alwan Adzkia R – Pasukan 17. Azzam Irsyad M – Pasukan 17. Kepercayaan menjadi bagian dari Paskibra merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan fisik dan mental yang harus dijalani para santri. Saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan, mereka tidak hanya menjalankan tugas upacara, tetapi juga membawa semangat generasi muda pesantren untuk ikut menjaga dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Bukti Pembinaan Pendidikan dan Karakter Santri Prestasi tujuh santri tersebut menjadi salah satu hasil nyata dari proses pembinaan yang dilakukan kepada anak-anak binaan DOMYADHU di Pondok Pesantren Al-Araf. Pembinaan santri tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik dan pendidikan agama. Para santri juga diarahkan untuk memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kecintaan terhadap bangsa Indonesia. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakter yang dibutuhkan seorang anggota Paskibra. Melalui kegiatan pendidikan dan pengembangan karakter yang dilakukan secara berkelanjutan, para santri diberikan ruang untuk mengenali potensi serta mengembangkan kemampuan mereka. Keikutsertaan sebagai Paskibra HUT RI ke-81 menjadi salah satu kesempatan bagi para santri untuk membuktikan bahwa mereka mampu berprestasi dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.   Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang untuk Berprestasi Terpilihnya santri binaan yatim dan dhuafa menjadi bagian dari Paskibra memberikan pesan bahwa kondisi ekonomi tidak seharusnya menjadi batas bagi seorang anak untuk berkembang dan meraih prestasi. Dengan pendidikan, pendampingan, kesempatan, serta lingkungan yang mendukung, anak-anak yatim dan dhuafa memiliki potensi yang sama untuk tumbuh menjadi generasi unggul. Kehadiran tujuh santri di lapangan upacara pada momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi simbol bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk belajar, berprestasi, dan berkontribusi bagi bangsa. Bagi DOMYADHU, pemberdayaan anak yatim dan dhuafa bukan sekadar memberikan bantuan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, pembinaan dilakukan untuk membantu mereka menjadi generasi yang mandiri, berpendidikan, berakhlak, percaya diri, serta memiliki cita-cita untuk masa depan. Santri dan Semangat Cinta Tanah Air Momentum HUT RI ke-81 juga menjadi sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme kepada para santri. Pendidikan agama dan pendidikan kebangsaan dapat berjalan beriringan dalam membentuk generasi yang memiliki nilai spiritual sekaligus kepedulian terhadap bangsa. Melalui pengalaman menjadi anggota Paskibra, para santri belajar mengenai disiplin, kerja sama tim, kepemimpinan, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan. Pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara semata, tetapi menjadi bekal dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan mereka. Para santri diharapkan terus tumbuh sebagai generasi yang berakhlak baik, memiliki kemampuan, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.   ZISWAF Hadirkan Kesempatan Pendidikan bagi Anak Yatim dan Dhuafa Prestasi para santri juga menjadi bagian dari manfaat dukungan masyarakat yang disalurkan melalui LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa. Dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF yang dipercayakan masyarakat turut mendukung berbagai program pembinaan dan pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa. Dukungan tersebut membantu menghadirkan lingkungan belajar, pembinaan keagamaan, pendidikan karakter, serta kesempatan pengembangan potensi bagi anak-anak binaan. Dengan dukungan para donatur, anak-anak yang sebelumnya memiliki keterbatasan dapat memperoleh kesempatan lebih luas untuk belajar dan mengembangkan kemampuan. Kisah tujuh santri yang terpilih menjadi Paskibra ini menjadi salah satu gambaran bahwa kebaikan yang disalurkan masyarakat dapat berkembang menjadi kesempatan, pengalaman, dan prestasi bagi penerima manfaat. DOMYADHU Terus Dampingi Pendidikan Anak Yatim dan Dhuafa Melalui momentum Peringatan HUT RI ke-81, LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendampingi anak-anak yatim dan dhuafa. Pendampingan dilakukan agar setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh, belajar, mengembangkan kemampuan, serta mengejar cita-citanya. Prestasi tujuh santri Pondok Pesantren Al-Araf menjadi penyemangat agar semakin banyak anak binaan berani mencoba berbagai kesempatan positif, baik dalam bidang pendidikan, keagamaan, olahraga, seni, kepemimpinan, maupun kegiatan sosial. DOMYADHU berharap mereka kelak tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki ilmu, akhlak, kemandirian, dan kepedulian terhadap sesama.   Bersama Dukung Pendidikan Anak Yatim dan Dhuafa Di balik setiap prestasi seorang anak terdapat kesempatan, pendidikan, pendampingan, dan dukungan dari banyak pihak. Melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang ditunaikan melalui LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa, masyarakat dapat ikut menghadirkan lebih banyak kesempatan bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk mengembangkan masa depan mereka. Mari bersama dukung pendidikan dan pembinaan anak yatim dan dhuafa agar semakin banyak generasi muda dapat belajar, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Temukan berbagai program kebaikan dan tunaikan donasi melalui DompetDonasi.id. Dari kebaikan hari ini, kita bantu lahirkan generasi masa depan yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan cinta Indonesia. Tentang LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (DOMYADHU) merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional yang menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, wakaf, serta dana sosial lainnya. DOMYADHU menjalankan berbagai program pendidikan, sosial, keagamaan, kesehatan, pemberdayaan, dan kemanusiaan untuk membantu anak yatim, kaum dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan. Melalui berbagai program pembinaan dan pemberdayaan, DOMYADHU berkomitmen untuk membantu penerima manfaat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri serta mampu membangun masa depan yang lebih baik.

Kolaborasi Domyadhu dan PATELKI di Indonesia NBS Week Campaign 2026
calendar_today 03 Aug 2026

Kolaborasi Domyadhu dan PATELKI di Indonesia NBS Week Campaign 2026

JAKARTA, 1-2 Agustus 2026 - LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa atau Domyadhu berkolaborasi dengan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) menghadirkan Booth Zakat dalam rangkaian Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta. Kehadiran Booth Zakat tersebut memberikan kemudahan kepada peserta dan pengunjung untuk menunaikan zakat, infak, sedekah, serta donasi sosial. Dalam kegiatan ini, Domyadhu juga memperkenalkan dompetdonasi.id, layanan donasi digital yang dapat diakses melalui website dan aplikasi Android. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memilih serta mendukung berbagai program kebaikan secara lebih mudah, praktis, dan dapat dilakukan dari mana saja. Kolaborasi dalam Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026 Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026 terselenggara melalui kolaborasi sejumlah organisasi dan pemangku kepentingan, antara lain IACC, Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, PATELKI, Ikatan Dokter Indonesia atau IDI, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia atau PDS PatKLIn. Partisipasi Domyadhu dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara lembaga filantropi, organisasi profesi, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. Melalui Booth Zakat, para peserta tidak hanya mendapatkan akses layanan zakat dan donasi, tetapi juga dapat berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai program yang dijalankan oleh LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa. Program-program tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan, dan kemanusiaan yang ditujukan bagi anak-anak yatim, kaum dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan. Booth Zakat Permudah Masyarakat Menunaikan Zakat dan Sedekah Kehadiran Booth Zakat Domyadhu memberikan pilihan layanan secara langsung kepada peserta Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai tata cara menunaikan zakat, infak, sedekah, dan bentuk donasi sosial lainnya. Tim Domyadhu juga memberikan penjelasan mengenai program penyaluran dana serta manfaat yang dihadirkan kepada para penerima manfaat. Layanan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan Domyadhu dalam mendekatkan pelayanan filantropi kepada masyarakat. Tidak hanya melalui kantor pelayanan, masyarakat juga dapat mengakses informasi dan menunaikan donasi melalui kanal digital yang telah disediakan. Domyadhu Perkenalkan Aplikasi Donasi dompetdonasi.id Dalam kegiatan tersebut, LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa turut memperkenalkan dompetdonasi.id, aplikasi donasi digital yang dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbagi yang lebih mudah dan praktis. Aplikasi DompetDonasi.id dapat diunduh melalui Google Play Store dengan mencari nama “DompetDonasi”. Masyarakat juga dapat mengakses layanan donasi melalui website dompetdonasi.id. dompetdonasi.id menjadi platform yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menyalurkan: Zakat Infak Sedekah Wakaf Fidyah Kafarat Donasi sosial dan kemanusiaan lainnya Melalui satu platform, pengguna dapat memilih program kebaikan yang ingin didukung sesuai dengan kepedulian dan tujuan donasi masing-masing. Layanan digital tersebut memungkinkan masyarakat berbagi kapan saja tanpa harus datang langsung ke kantor atau lokasi pelayanan Domyadhu. Memudahkan Zakat dan Donasi Secara Digital Perkembangan teknologi memberikan peluang bagi lembaga filantropi untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui dompetdonasi.id, proses menunaikan zakat dan donasi dapat dilakukan menggunakan telepon pintar. Masyarakat dapat melihat pilihan program, menentukan jenis donasi, memilih nominal, serta menyelesaikan proses pembayaran melalui kanal yang tersedia. Kemudahan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi maupun keterbatasan akses menuju kantor pelayanan zakat. dompetdonasi.id juga menjadi sarana yang mempertemukan semangat berbagi masyarakat dengan berbagai kebutuhan penerima manfaat secara lebih efektif dan efisien. Bagian dari Transformasi Digital Domyadhu Kehadiran dompetdonasi.id merupakan bagian dari transformasi digital LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Transformasi digital tidak hanya dilakukan untuk mempermudah proses penghimpunan donasi, tetapi juga untuk memperluas jangkauan informasi mengenai berbagai program sosial. Dengan layanan yang semakin mudah diakses, Domyadhu berharap semakin banyak masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, sedekah, dan donasi sosial secara rutin. Dukungan tersebut nantinya dapat memperluas manfaat program bagi anak yatim, keluarga dhuafa, pasien yang membutuhkan bantuan kesehatan, pelajar dari keluarga prasejahtera, serta kelompok masyarakat lainnya. Sinergi Lembaga Filantropi dan Organisasi Profesi Kolaborasi antara LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa dan PATELKI menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga sosial dan organisasi profesi. Kepedulian terhadap kesehatan anak dapat berjalan beriringan dengan penguatan solidaritas sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui kolaborasi seperti ini, edukasi kesehatan, pelayanan sosial, serta literasi zakat dapat disampaikan kepada masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan. Sinergi tersebut juga membuka peluang bagi organisasi profesi, komunitas, perusahaan, dan lembaga lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam berbagai program kemanusiaan. Mengajak Masyarakat Membangun Budaya Berbagi Melalui partisipasi dalam Indonesia Newborn Screening Week Campaign 2026, Domyadhu berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya membangun budaya berbagi. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat membuat proses berbagi menjadi semakin mudah sekaligus menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Dengan dukungan masyarakat, dana sosial dapat disalurkan melalui program yang terarah dan memberikan dampak berkelanjutan. Tunaikan Zakat dan Donasi melalui dompetdonasi.id Kini, masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, sedekah, wakaf, fidyah, kafarat, dan donasi sosial lainnya melalui aplikasi dompetdonasi.id. Berikut langkah mudah untuk berdonasi: Unduh aplikasi DompetDonasi melalui Google Play Store atau kunjungi dompetdonasi.id. Pilih jenis zakat atau program donasi yang ingin didukung. Tentukan nominal donasi. Pilih metode pembayaran yang tersedia. Lengkapi data dan konfirmasi pembayaran. Mari manfaatkan kemudahan teknologi untuk memperluas kebaikan. Tunaikan zakat dan donasi melalui DompetDonasi.id serta ikut hadirkan manfaat bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan. Tentang LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet Yatim dan Dhuafa atau LAZNAS Domyadhu merupakan lembaga pengelola zakat yang menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya. Dana tersebut disalurkan melalui berbagai program kesehatan, pendidikan, pemberdayaan, dan kemanusiaan. Domyadhu berkomitmen memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menunaikan zakat dan berbagi, sekaligus menjaga amanah para donatur agar dapat disalurkan kepada penerima manfaat yang membutuhkan.

Program Pengelolaan Sampah Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular
calendar_today 28 Jul 2026

Program Pengelolaan Sampah Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular

Bogor -  LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) menginisiasi program pengelolaan sampah pesantren berbasis ekonomi sirkular melalui kegiatan asesmen dan sosialisasi di Pondok Pesantren Al-A’raf, Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Hari Minggu, 26 Juli 2026. Mengangkat tema Transformasi Institusi Hijau dan Berkelanjutan, kegiatan ini menjadi tahap awal dalam membangun model tata kelola limbah domestik yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada kemandirian ekonomi pesantren. Program tersebut mengusung konsep Inisiasi Model Tata Kelola Limbah Domestik Berbasis Sirkularitas Ekologi dan Kemandirian Ekonomi di Lingkungan Pesantren. Melalui program ini, Domyadhu bersama Pondok Pesantren Al-A’raf dan Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa berupaya mengubah cara pandang warga pesantren terhadap sampah. Sampah tidak lagi dianggap sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dipilah, diolah, dan dimanfaatkan kembali. Menjawab Permasalahan Sampah di Lingkungan Pesantren Pondok Pesantren Al-A’raf berlokasi di Kampung Cikawung, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pesantren tersebut menghadapi keterbatasan lahan penampungan sampah yang menyebabkan terjadinya penumpukan limbah domestik. Kondisi ini semakin sulit karena pengangkutan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup hanya dilakukan sekitar satu kali dalam sebulan. Ketika hujan turun, sampah yang menumpuk berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, mengundang lalat, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi para santri dan seluruh warga pesantren. Selain keterbatasan sarana, belum terbentuknya kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik juga menjadi salah satu tantangan yang perlu segera ditangani. Atas dasar tersebut, Domyadhu memulai program dengan melakukan asesmen untuk memetakan kondisi lapangan, pola produksi sampah, kebiasaan warga pesantren, serta kebutuhan sarana pengelolaan sampah. Asesmen dan Edukasi Pengelolaan Sampah Pesantren Kegiatan diawali dengan sambutan dari pimpinan Pondok Pesantren Al-A’raf, Direktur LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa, serta Ketua Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa. Setelah pembukaan, tim melakukan asesmen kepada pimpinan pesantren, dewan guru, pengurus, santri laki-laki, dan santri perempuan. Asesmen ini bertujuan memperoleh gambaran mengenai kondisi pengelolaan sampah yang selama ini berjalan di lingkungan pesantren. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi edukasi dan sosialisasi oleh Ketua Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa. Para peserta diperkenalkan pada pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber, pengolahan limbah organik, pengelolaan sampah anorganik, serta penerapan ekonomi sirkular. Sebanyak 248 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari pimpinan pondok, dewan guru, pengurus pesantren, dan sekitar 220 santri. Seluruh warga Pondok Pesantren Al-A’raf diharapkan menjadi penerima manfaat dari program pengelolaan sampah pesantren ini. Sampah Organik Diolah Menjadi Kompos Salah satu rencana utama program adalah mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari pesantren. Sisa makanan, daun, dan limbah organik lainnya akan diarahkan untuk diolah menjadi kompos. Hasil pengolahan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk tanaman dan penghijauan di lingkungan pesantren. Pengolahan sampah organik juga diharapkan dapat mengurangi bau, mencegah munculnya lalat, serta menekan jumlah sampah yang harus ditampung dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah organik yang sebelumnya menjadi permasalahan dapat berubah menjadi sumber daya yang bermanfaat bagi lingkungan pesantren. Sampah Anorganik Menjadi Sumber Nilai Ekonomi Selain mengolah sampah organik, program ini juga mendorong pemilahan sampah anorganik, seperti botol plastik, kardus, kertas, kaleng, dan berbagai kemasan yang masih memiliki nilai jual. Sampah anorganik yang telah dipilah akan diarahkan untuk dikelola melalui sistem bank sampah. Melalui mekanisme tersebut, sampah yang terkumpul dapat disalurkan kepada mitra pengelola atau pihak daur ulang. Hasil pengelolaannya diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi yang mendukung kebutuhan maupun kegiatan produktif pesantren. Ketua Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa, Ustaz Baharuddin, menyampaikan bahwa setiap limbah memiliki potensi untuk dimanfaatkan apabila dikelola dengan pengetahuan dan metode yang tepat. Tidak ada yang namanya sampah, karena limbah yang kita buang, baik organik maupun anorganik, semuanya bisa memiliki nilai. Hanya saja, kita belum mengetahui cara mengelolanya agar memiliki manfaat, Islam tidak hanya mengajarkan cara menyucikan diri melalui wudu, tetapi juga menyucikan bumi dari kerusakan. Transformasi institusi hijau adalah bentuk nyata kepemimpinan modern - di mana setiap sampah yang kita kelola dengan bijak adalah wujud ibadah dan kasih sayang kepada alam. ujar Ustaz Baharuddin. Mencetak Santri sebagai Agen Perubahan Lingkungan Program pengelolaan sampah pesantren ini tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana, tetapi juga pada perubahan pengetahuan, kebiasaan, dan perilaku. Santri, guru, dan pengurus pesantren akan dilibatkan dalam proses pemilahan dan pengolahan sampah. Pelibatan tersebut diharapkan dapat membentuk budaya hidup bersih, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Santri juga diharapkan mampu membawa pengetahuan tersebut ketika kembali ke keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan agama dan akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan lingkungan. Budaya pengelolaan sampah yang diterapkan di pesantren dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter sekaligus praktik nyata dalam menjaga amanah terhadap alam. Menuju Pesantren Hijau dan Berkelanjutan Melalui program ini, Domyadhu ingin mendorong Pondok Pesantren Al-A’raf menjadi salah satu model pesantren hijau yang mampu mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Model pengelolaan yang dikembangkan akan mencakup pemilahan sampah dari sumber, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah, edukasi warga pesantren, serta penguatan sistem pengawasan dan evaluasi. Apabila program berjalan dengan baik, model tersebut diharapkan dapat direplikasi dan diterapkan di pondok pesantren lainnya. Replikasi program menjadi langkah penting karena persoalan sampah tidak hanya terjadi di satu tempat. Banyak pesantren memiliki jumlah penghuni yang besar dan menghasilkan limbah domestik setiap hari, tetapi belum mempunyai sistem pengelolaan yang memadai. Kolaborasi antara lembaga filantropi, pesantren, komunitas lingkungan, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat diperlukan untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih kuat. Dukung Program Pengelolaan Sampah Pesantren Domyadhu mengajak masyarakat, donatur, komunitas, dan mitra perusahaan untuk mendukung inisiasi perubahan tata kelola limbah di Pondok Pesantren Al-A’raf. Dukungan masyarakat akan membantu pesantren menghadirkan sarana pemilahan sampah, tempat pengolahan limbah organik, perlengkapan kebersihan, sistem bank sampah, serta kegiatan edukasi dan pendampingan secara berkelanjutan. Keterlibatan Anda tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga ikut membangun kemandirian pesantren dan mendidik generasi santri yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Mari dukung Pondok Pesantren Al-A’raf menjadi pesantren hijau, bersih, mandiri, dan berkelanjutan. Salurkan sedekah dan dukungan terbaik Anda melalui kanal donasi resmi Domyadhu di dompetdonasi.id. Bersama Domyadhu, ubah sampah menjadi manfaat dan hadirkan lingkungan pesantren yang lebih sehat untuk tumbuhnya generasi masa depan.

Kolaborasi untuk Bangun Pondok Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular
calendar_today 23 Jul 2026

Kolaborasi untuk Bangun Pondok Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular

Bogor, Juli 2026 - LAZNAS Yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) bersama Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa (Salaka) resmi menandatangani kerja sama strategis dalam pengembangan Program Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular di Pondok Pesantren Al-A'raf. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, mandiri, produktif, dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan melalui edukasi, sistem pemilahan sampah, pengolahan limbah organik menjadi kompos, serta pengembangan bank sampah yang memiliki nilai ekonomi bagi pesantren.  Komitmen Mewujudkan Pesantren Ramah Lingkungan Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Domyadhu dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek lingkungan hidup, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui penerapan konsep ekonomi sirkular, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah kembali menjadi produk bernilai guna maupun bernilai ekonomi.  Lima Tujuan Utama Program Pengelolaan Sampah Program kolaborasi Domyadhu dan Salaka memiliki lima tujuan strategis, yaitu: Mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui sistem pemilahan dan pengolahan sampah. Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perubahan perilaku santri, guru, dan pengurus terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos serta sampah anorganik melalui sistem bank sampah yang menghasilkan nilai ekonomi. Menekan biaya operasional pengangkutan sampah yang selama ini menjadi beban pesantren. Menjadikan Pondok Pesantren Al-A'raf sebagai model pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang dapat direplikasi oleh pesantren lain di Indonesia. Sinergi Dua Lembaga untuk Lingkungan yang Lebih Baik Penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua lembaga, di antaranya: Iik Iksandii, S.E. – Direktur Utama LAZNAS Yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa. Andrian Nur, S.E. – Direktur Program Domyadhu. Saiful Bahri – Wakil Ketua Yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa. Baharudin – Ketua Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa. Ahmad Ansori – Pengurus Yayasan Selaras Alam Khatulistiwa. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa persoalan lingkungan memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari lembaga sosial, organisasi lingkungan, hingga institusi pendidikan. Memberikan Manfaat bagi 260 Penerima Manfaat Program ini akan memberikan dampak langsung kepada 260 penerima manfaat, yang terdiri dari: 200 santri mukim 60 dewan guru dan pengurus pesantren Selain memperoleh lingkungan yang lebih bersih, para santri juga akan mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah, pelestarian lingkungan, serta penerapan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Sampah Bukan Masalah, tetapi Peluang Melalui program ini, Domyadhu dan Salaka ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Dengan sistem pilah, olah, dan manfaat, sampah organik dapat diolah menjadi kompos untuk mendukung penghijauan pesantren, sementara sampah anorganik dapat dikumpulkan melalui bank sampah sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang membantu mendukung operasional pesantren. Konsep ini sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan, mengurangi beban TPA, serta menciptakan ekosistem pesantren yang lebih mandiri dan berkelanjutan.   Model Pesantren Berbasis Ekonomi Sirkular Domyadhu menargetkan Pondok Pesantren Al-A'raf menjadi pilot project pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di Indonesia. Apabila program ini berhasil, model tersebut akan dikembangkan ke berbagai pesantren binaan lainnya sehingga semakin banyak lembaga pendidikan Islam yang mampu mengelola sampah secara mandiri, menghasilkan manfaat ekonomi, sekaligus menjadi pelopor pelestarian lingkungan.  Mari Bersama Membangun Pesantren yang Bersih dan Berkelanjutan Setiap kontribusi yang diberikan masyarakat bukan hanya membantu mengatasi persoalan sampah di lingkungan pesantren, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pendidikan generasi yang peduli lingkungan. Domyadhu mengajak seluruh masyarakat, perusahaan, komunitas, dan para dermawan untuk berpartisipasi dalam mendukung berbagai program pemberdayaan pesantren, termasuk pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Bersama, kita dapat menciptakan pesantren yang lebih bersih, sehat, mandiri, dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitar dalam menjaga bumi untuk generasi mendatang.  

Taklim Anak Udkhulil Janah Berbagi Kebahagiaan Anak Asuh Domyadhu
calendar_today 20 Jul 2026

Taklim Anak Udkhulil Janah Berbagi Kebahagiaan Anak Asuh Domyadhu

Jakarta, 6 Juli 2026 — Kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa kembali diwujudkan melalui kegiatan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Taklim Anak Udkhulil Janah di Asrama Asuh Domyadhu Pekapuran. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini diikuti oleh 6 anak asuh dan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, serta sarat dengan nilai kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian untuk memberikan dukungan moral dan kebahagiaan kepada anak-anak yatim binaan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu). Melalui kegiatan santunan ini, Taklim Anak Udkhulil Janah berharap dapat menanamkan semangat berbagi dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Doa Bersama Menguatkan Harapan dan Keberkahan Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Taklim Anak Udkhulil Janah serta pengurus asrama. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti doa bersama dengan penuh kekhusyukan. Anak-anak asuh turut memanjatkan doa agar seluruh anggota Taklim Anak Udkhulil Janah senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, kemudahan dalam setiap urusan, dan pahala yang berlipat atas kepedulian yang telah diberikan. Suasana yang sederhana namun penuh makna menjadikan kegiatan ini sebagai pengingat bahwa doa dan kebersamaan merupakan bagian penting dalam mempererat hubungan antarsesama. Santunan dan Makan Bersama Hadirkan Senyum Anak Asuh Sebagai puncak kegiatan, Taklim Anak Udkhulil Janah menyerahkan santunan kepada 6 anak asuh Domyadhu Pekapuran. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Setelah penyerahan santunan, seluruh peserta menikmati makan bersama dalam suasana penuh keakraban. Momen sederhana ini menjadi kesempatan untuk berbagi cerita, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus kenangan atas momen berbagi yang penuh makna. Santunan Menjadi Investasi Kebaikan untuk Masa Depan Anak Program santunan tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk materi, tetapi juga menghadirkan perhatian, kasih sayang, dan motivasi bagi anak-anak yatim untuk terus tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berprestasi. Melalui berbagai program santunan, pendidikan, dan pembinaan, LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) terus menghubungkan para dermawan, majelis taklim, komunitas, dan masyarakat luas dengan anak-anak yatim serta dhuafa yang membutuhkan dukungan. Setiap kebaikan yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa. Terima Kasih kepada Taklim Anak Udkhulil Janah Keluarga besar LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) mengucapkan terima kasih kepada Taklim Anak Udkhulil Janah atas kepercayaan dan kepeduliannya dalam berbagi bersama anak-anak asuh di Asrama Domyadhu Pekapuran. Semoga Allah SWT menerima setiap amal kebaikan yang telah dilakukan, melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan keluasan rezeki kepada seluruh anggota majelis taklim, serta menjadikan setiap santunan yang diberikan sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Laznas Domyadhu mengajak seluruh Sahabat Domyadhu dan Orang Baik untuk terus mendukung program santunan, pendidikan, dan pemberdayaan anak yatim serta dhuafa. Bersama, kita dapat menghadirkan lebih banyak senyum, harapan, dan masa depan yang lebih baik bagi mereka.

Gypsum of Joy Untuk Kembangkan Kreativitas Anak Asuh Domyadhu
calendar_today 20 Jul 2026

Gypsum of Joy Untuk Kembangkan Kreativitas Anak Asuh Domyadhu

Depok, 5 Juli 2026 - Kreativitas merupakan salah satu bekal penting bagi tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan bertajuk "Gypsum of Joy", Falih bersama Komunitas Volunteen Project Jakarta menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif, menyenangkan, dan inspiratif bagi 20 anak asuh Domyadhu Beji. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini menggabungkan aktivitas edukatif, permainan kelompok, dan seni melukis gypsum. Program tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat kebersamaan dalam suasana yang penuh keceriaan. Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian Komunitas Volunteen Project Jakarta terhadap pendidikan karakter dan pengembangan kreativitas anak-anak yatim serta dhuafa binaan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu). Ice Breaking dan Games Bangun Kekompakan Anak Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan sambutan dari Ketua Yayasan Domyadhu, yang menyampaikan apresiasi kepada para relawan atas kepeduliannya dalam menghadirkan kegiatan edukatif bagi anak-anak asuh. Selanjutnya, suasana semakin hidup melalui sesi ice breaking yang membuat anak-anak lebih akrab dengan para relawan dan peserta lainnya. Berbagai aktivitas sederhana berhasil mencairkan suasana sekaligus membangun semangat untuk mengikuti seluruh rangkaian acara. Kegiatan dilanjutkan dengan games kelompok yang dirancang untuk melatih kerja sama, komunikasi, dan kemampuan menyelesaikan tantangan bersama. Tawa dan semangat anak-anak mewarnai setiap permainan yang berlangsung. Melukis Gypsum, Menumbuhkan Imajinasi dan Percaya Diri Puncak kegiatan adalah sesi "Melukis Gypsum Penuh Cerita", di mana setiap anak diberikan kesempatan untuk menghias media gypsum sesuai dengan kreativitas dan imajinasi masing-masing. Dengan menggunakan berbagai pilihan warna, anak-anak bebas mengekspresikan ide mereka melalui karya seni yang unik. Aktivitas ini tidak hanya melatih kreativitas dan koordinasi motorik halus, tetapi juga membantu anak-anak membangun rasa percaya diri terhadap hasil karya yang mereka ciptakan. Setelah seluruh karya selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi apresiasi dan sharing singkat. Anak-anak diberikan kesempatan untuk menceritakan makna di balik hasil lukisan mereka, sementara para relawan memberikan motivasi serta apresiasi atas kreativitas yang telah ditunjukkan. Kolaborasi Relawan untuk Tumbuh Kembang Anak Kegiatan seperti Gypsum of Joy membuktikan bahwa pembelajaran tidak selalu dilakukan di dalam kelas. Melalui pendekatan kreatif dan interaktif, anak-anak dapat belajar mengembangkan kemampuan berpikir, berkomunikasi, serta mengekspresikan diri dengan lebih percaya diri. LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) terus membuka ruang kolaborasi dengan komunitas, institusi pendidikan, perusahaan, dan organisasi kerelawanan untuk menghadirkan program-program yang mendukung pengembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan hidup anak-anak asuh. Melalui sinergi ini, diharapkan semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun bekal positif untuk masa depan. Terima Kasih kepada Volunteen Project Jakarta Keluarga besar LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Falih beserta Komunitas Volunteen Project Jakarta atas dedikasi dan kepeduliannya dalam menyelenggarakan kegiatan Gypsum of Joy di Asrama Domyadhu Beji. Semoga setiap waktu, tenaga, dan inspirasi yang telah diberikan menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan serta menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan anak-anak. Laznas Domyadhu mengajak seluruh Sahabat Domyadhu dan Orang Baik untuk bersama-sama mendukung program pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan kreativitas anak yatim serta dhuafa. Bersama, kita dapat menciptakan lebih banyak ruang belajar yang menyenangkan dan penuh harapan.

Syukuran dan Doa Bersama Anak Asuh Domyadhu
calendar_today 20 Jul 2026

Syukuran dan Doa Bersama Anak Asuh Domyadhu

Jakarta Timur, 5 Juli 2026 - Rasa syukur akan terasa lebih bermakna ketika diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama. Semangat tersebut diwujudkan oleh Ibu Nina Berlian melalui kegiatan Syukuran dan Doa Bersama yang diselenggarakan di Asrama Asuh Domyadhu Hankam. Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini diikuti oleh 8 anak asuh dan berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kekeluargaan, serta sarat dengan nilai-nilai spiritual. Selain menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim dan dhuafa binaan LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu). Diawali dengan Pembacaan Yasin dan Doa Bersama Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Ibu Nina Berlian serta pengurus asrama. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah Allah SWT berikan dan berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua yang hadir. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana menjadi semakin khusyuk saat anak-anak bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Setelah pembacaan Yasin, seluruh peserta memanjatkan doa bersama untuk memohon kesehatan, keberkahan rezeki, keselamatan, dan kemudahan dalam setiap urusan. Anak-anak asuh juga turut mendoakan Ibu Nina Berlian beserta keluarga agar senantiasa diberikan kebahagiaan dan perlindungan dari Allah SWT. Santunan dan Salat Dzuhur Berjamaah Pererat Kebersamaan Sebagai bentuk kepedulian, Ibu Nina Berlian menyerahkan santunan kepada 8 anak asuh Domyadhu Hankam. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi anak-anak dalam menjalani pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Usai penyerahan santunan, kegiatan dilanjutkan dengan salat Dzuhur berjamaah, yang menjadi penutup penuh makna dalam rangkaian acara. Ibadah yang dilakukan bersama ini memperkuat nilai ukhuwah Islamiyah sekaligus mengajarkan pentingnya kebersamaan dalam beribadah. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama sebagai dokumentasi dan kenangan atas momen syukuran yang penuh keberkahan. Syukuran Menjadi Sarana Menebar Kebaikan Kegiatan syukuran seperti ini menunjukkan bahwa setiap nikmat yang diterima dapat menjadi kesempatan untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara donatur dan anak-anak asuh dalam suasana penuh kasih sayang. Melalui berbagai program seperti syukuran, aqiqah, ulang tahun, santunan, dan pembinaan anak yatim, LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) terus mengajak masyarakat untuk menjadikan setiap momen istimewa sebagai jalan menebarkan manfaat yang lebih luas. Terima Kasih kepada Ibu Nina Berlian Keluarga besar LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (Domyadhu) mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nina Berlian atas kepercayaan dan kepeduliannya dalam menyelenggarakan kegiatan syukuran dan doa bersama di Asrama Domyadhu Hankam. Semoga Allah SWT menerima setiap amal kebaikan yang telah dilakukan, melimpahkan kesehatan, keberkahan rezeki, ketenangan hati, serta kemudahan dalam setiap langkah kehidupan Ibu Nina Berlian dan keluarga. Domyadhu juga mengajak seluruh Sahabat Domyadhu dan Orang Baik untuk ikut menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa melalui program santunan, syukuran, aqiqah, wakaf, zakat, dan sedekah. Bersama, kita dapat membangun masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.